Tuntut ganti rugi hak ulayat, warga ancam duduki Bandara Timika

m.merdeka.com

Sekelompok warga lokal yang mengatasnamakan marga Imingkawak-Magai mengancam menduduki Bandara Mozes Kilangin Timika mulai Sabtu pukul 08.00 WIT. Mereka mengancam menduduki bandara untuk menuntut ganti rugi hak ulayat atas tanah bandara.


Kepala Bidang Perhubungan Udara Dishubkominfo Mimika John Rettob di Timika membenarkan adanya surat pemberitahuan dari marga Imingkawak-Magai untuk menduduki Bandara Timika dengan alasan untuk menuntut pembayaran uang ganti rugi hak ulayat atas tanah bandara. Meski begitu, pihak kepolisian tidak mengizinkan warga untuk menduduki Bandara Timika karena kawasan bandara merupakan area publik yang bisa mengganggu jadwal penerbangan.


"Sekelompok orang buat surat resmi ke kepolisian dan ke pemerintah daerah untuk memberitahukan bahwa mereka mau menduduki bandara mulai pukul 08.00 WIB. Mereka mengaku dari keluarga besar Imingkawak-Magai. Saya sementara dalam perjalanan ke bandara untuk mengecek apakah betul mereka akan duduki Bandara Timika," kataJohn Rettob seperti dikutip dari Antara, Sabtu (26/10).

Baca cerita lengkap: m.merdeka.com

Posted: 27 Okt 2013 00:09:15

  
  

Posts yang sama

news news news news news news news news news news news news news news news news news news news news news news news news news news