Panduan Wisata Bima

Bima

Kota Bima merupakan sebuah kota otonom yang terletak di bagian timur Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Keberadaan Kota Bima tidak terlepas dari keberadaan Kebupaten Bima karena keduanya memiliki sejarah yang sama. Ada berbagai jenis wisata seperti wisata alam dan budaya yang dapat anda temui ketika berkunjung ke Kota Bima. Sebut saja Pantai Lawata, Pulau Kambing, Museum Asi Mbojo dan masih banyak lagi.

Bima Sejarah

Pada masa dahulu, Kerajaan Bima terpecah-pecah menjadi beberapa kelompok yang masing-masing kelompok dipimpin oleh Ncuhi. Terdapat lima Ncuhi yang menguasai lima wilayah berbeda. Meskipun terpecah-pecah, namun hubunggan kelima Ncuhi tersebut hidup berdampingan secara damai. Cikal bakal Kerajaan Bima muncul saat Maharaja Pandu Dewata memiliki 5 orang putra dengan salah satu putranya bernama Sang Bima. Sang Bima lalu berlayar ke arah timur dan mendarat di sebuah pulau kecil di sebelah utara Kecamatan Sanggar yang bernama Satonda. Sang Bima inilah yang kemudian menyatukan kelima Ncuhi tersebut dalam satu kerajaan, yakni Kerajaan Bima. Sang Bima lalu diangkat sebagai raja pertama di kerajaan tersebut. Setelah menanamkan sendi-sendi dasar pemerintahan, Sang Bima lalu meninggalkan Kerajaan Bima menuju timur dan tahtanya digantikan oleh Ncuhi Dara hingga putra Sang Bima datang kembali pada awal abad ke-15 sebagai pewaris tahta. Bima berdiri tepat saat Sultan Abdul Kahir dinobatkan sebagai Sultan Bima I yakni pada tanggal 05 Juli 1640 M. Banyaknya sebuah prasasti atau peninggalan sejarah di Bima menunjukkan bahwa Bima telah dihuni oleh manusia sejak jaman purbakala. Peninggalan tersebut ditemukan di Kabupaten Bima, seperti Wadu Pa'a, Wadu Nocu, Wadu Tunti (batu bertulis) di Dusun Padende, Kecamatan Donggo.

Yang dapat ditemui

Ada beberapa kegiatan yang dapat kita saksikan di Kota Bima ini, diantaranya adalah Tari Wura Bongi Monca yang merupakan tarian penyambutan tamu baik tamu formal maupun informal. Ada juga Rawa Mbojo, berupa kesenian musik yang menjadi kegemaran masyarakat Bima. Terdapat Museum Asi Mbojo yang dahulunya merupakan istana Kesultanan Bima. Di museum ini anda dapat menyaksikan berbagai koleksi istana Kesultanan Bima pada masa lampau.

Yang dapat dilakukan

Ada beberapa kegiatan yang dapat Anda lakukan di kota Bima, salah satunya berkunjung ke Pantai Lawata, pantai andalan yang berada di pintu masuk Kota Bima dengan berbagai fasilitas yang tersedia. Pantai ini berupa kawasan yang menonjol ke Teluk Bima dan mempunyai sebuah bukit kecil dengan beberapa gua kecil. Ada pula Pantai Ama Hami yang berlokasi dekat dengan pusat kota. Anda dapat menghabiskan waktu liburan bersama keluarga dengan menyaksikan pemandangan indah pantainya hingga sang surya kembali ke peraduannya

Makanan yang harus dicoba

Jika Anda sempat berkunjung ke kota Bima, jangan sampai melewatkan hidangan khas asal kota ini, salah satunya yakni Mangge Mada yang terbuat dari jantung pisang raja dengan cita rasa yang gurih dan enak dan dihidangkan sebagai lauk yang menemani nasi. Selain Mangge Mada, olahan lain yang merupakan masakan khas kota Bima adalah Uta Maju (daging rusa), berupa makanan yang diawetkan menyerupai dendeng namun berbeda dalam pengolahannya karena Uta Maju hanya menggunakan garam saja untuk mengawetkannya dan bisa diolah kembali menjadi berbagai masakan seperti uta maju ncango, uta maju puru dan uta maju ncango sipa.

Bagaimana sampai ke Bima

Terbang ke Bima: Bima melalui jalan udara di layani oleh Sultan Muhammad Salahuddin Airport. Sultan Muhammad Salahuddin Airport terletak sekitar 15 km selatan dari Bima. Baca lebih lanjut tentang Sultan Muhammad Salahuddin Airport atau cari penerbangan ke Bima

  

Terpopular

Kota dekat

Bima Hotels di Utiket

Butuh tempat menginap di Bima?

Obyek wisata dekat Bima