Desa Kete Kesu

Makassar, Indonesia

Desa Kete Kesu

Kesu merupakan desa wisata dengan panorama yang indah dan berada di Kampung Bonoran, Kelurahan Tikunna Malenong, Kecamatan Sanggalangi, Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Desa wisata ini menyuguhkan sebuah gambaran lengkap kehidupan Tana Toraja yang sangat menjunjung tinggi nilai adat istiadat. Bagi wisatawan yang berkunjung ke desa wisata ini sangat dianjurkan untuk dapat mematuhi dan menghormati peraturan yang dibuat oleh masyarakat sekitar.

Desa Kete Kesu ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya yang terkenal sebagai salah satu daerah penghasil kerajinan pahat, ukir dan lukis yang sudah diakui dunia. Di lokasi ini terdapat Tongkonan yang berjejer rapi di sepanjang jalan. Tongkonan adalah rumah adat dengan ciri rumah panggung dari kayu dimana kolong di bawah rumah biasanya dipakai sebagai kandang kerbau.

Ciri khas dari Tongkonan adalah berupa pintu yang dibuka ke atas, atapnya dilapisi ijuk hitam, bentuknya seperti perahu yang telungkup dengan buritan, bahkan ada yang mengibaratkan seperti tanduk kerbau dan harus dibangun menghadap ke utara karena masyarakat di sini percaya bahwa leluhur mereka berasal dari bagian utara dan ketika ada seseorang meninggal makan arwahnya akan berkumpul bersama arwah leluhur yang berada di sebelah utara.

Selain rumah Tongkonan, di desa wisata ini juga terdapat makam-makam tua yang menyimpan cerita mistis tersendiri. Bagi wisatawan yang beruntung, di lokasi ini juga sering dilakukan beberapa upacara adat. Kebanyakan upacara adat tersebut dilakukan pada bulan Juni hingga Desember. Diantara upacara adat tersebut adalah upacara Rambu Solo (upacara pemakaman secara besar-besaran dan meriah, dilakukan selama tiga sampai tujuh hari), Rambu Tuka (upacara adat untuk memasuki rumah baru) dan upacara-upacara adat lainnya.

Jika ingin berkunjung ke obyek wisata ini sebaiknya membawa perbekalan makanan dan minuman karena di tempat ini sangat minim tempat makan. Penginapan pun tidak terdapat di lokasi ini. Wisatawan dapat menemukan penginapan di Kota Rantepao yang berjarak sekitar lima kilometer. Walaupun minim fasilitas, namun di lokasi ini terdapat banyak kios yang menjajakan aneka souvenir kerajinan khas Toraja.

Biaya tiket masuk ticket fee

Jika berkunjung ke desa wisata ini dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 5.000 bagi wisatawan domestik dan Rp 10.000 bagi wisatawan mancanegara.

Desa Kete Kesu



Loading map...

Buka di Google Maps

Akses Desa Kete Kesu

Desa Kete Kesu hanya berjarak sekitar lima kilometer dari Kota Rantepao yang merupakan kota basis pariwisata di Tana Toraja. Letaknya yang dekat dari pusat kota menjadikan Desa Kete Kesu dapat dicapai dengan mudah baik menggunakan kendaraan darat maupun berjalan kaki.

  

Panduan Wisata Makassar

Makassar

Makassar atau yang lebih dikenal dengan nama Ujung Pandang merupakan ibu kota dari Provinsi Sulawesi Selatan dan merupakan kota terbesar yang terletak di pesisir barat daya Pulau Sulawesi. Kota ini ditempati oleh banyak suku, diantaranya adalah Suku Makassar, Bugis, Toraja, Mandar, Buton, Jawa dan Tionghoa. Selain itu kota ini juga mendapat julukan "œKota Daeng" dan juga "œKota Anging Mammiri". Kota yang berhadapan dengan Selat Makassar ini menawarkan banyak obyek wisata menarik yang dapat Anda kunjungi.

Baca selengkapnya tentang Makassar

Terbang ke Makassar

Makassar melalui jalan udara di layani oleh Sultan Hasanuddin International Airport. Sultan Hasanuddin International Airport terletak sekitar 20 km timur laut dari Makassar. Taksi ke kota dari Sultan Hasanuddin International Airport akan dikenakan IDR 100.000. Baca lebih lanjut tentang Sultan Hasanuddin International Airport atau cari penerbangan ke Makassar