Panduan Wisata Makassar

Makassar

Makassar atau yang lebih dikenal dengan nama Ujung Pandang merupakan ibu kota dari Provinsi Sulawesi Selatan dan merupakan kota terbesar yang terletak di pesisir barat daya Pulau Sulawesi. Kota ini ditempati oleh banyak suku, diantaranya adalah Suku Makassar, Bugis, Toraja, Mandar, Buton, Jawa dan Tionghoa. Selain itu kota ini juga mendapat julukan "œKota Daeng" dan juga "œKota Anging Mammiri". Kota yang berhadapan dengan Selat Makassar ini menawarkan banyak obyek wisata menarik yang dapat Anda kunjungi.

Makassar Sejarah

Makassar dahulu merupakan nama dari sebuah bandar niaga dari kerajaan kembar, Kerajaan Gowa dan Tallo sebelum pada akhirnya kerajaan kembar tersebut bersatu dan menyandang nama Kerajaan Makassar. Nama Makassar sendiri telah disebutkan dalam naskah kuno Jawa, yaitu Negara Kertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada tahun 1364. Dalam naskah itu pula disebutkan nama Luwu, Bantaeng dan juga Selayar. Dahulu Makassar pernah menjadi salah satu kota niaga terkemuka di dunia. Perkembangan Makassar yang pesat tersebut tidak lepas dari hubungannya dengan perubahan-perubahan pada tatanan perdagangan internasional saat itu karena pusat perdagangan di Malaka telah ditaklukan oleh Portugis pada tahun 1511.

Yang dapat ditemui

Salah satu tempat yang menarik yang dapat Anda kunjungi di Makassar adalah Benteng Somba Opu. Di sini Anda dapat melihat meriam peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo yang memiliki berat 9.500 kg. Ada juga Benteng Ujung Pandang atau Fort Rotterdam yang juga merupakan benteng peninggalan Kerajaan Gowa Tallo. Di dalam benteng ini terdapat Museum La Galigo yang menyajikan referensi mengenai sejarah kebesaran Makassar dan daerah sekitarnya. Bisa juga Anda mengunjungi Paotere yakni pelabuhan perahu yang terletak di Kecamatan Ujung Tanah, Makassar. Anda bisa melihat pemandangan yang khas di tempat ini.

Yang dapat dilakukan

Salah satu pantai yang terkenal di Makassar adalah Pantai Losari. Anda bisa jalan-jalan atau sekedar menikmati suasana malam dengan nongkrong di warung-warung makanan yang banyak terdapat di pantai ini. Anda tertarik bermain jetski atau banana boat? Anda bisa mengunjungi Pantai Akkarena. Tempat ini menawarkan fasilitas jetski serta banana boat. Selain itu di sini juga disediakan menara aiar, taman bermain untuk anak-anak, restoran, pusat pemandian, meeting room bahkan hingga lapangan untuk voli pantai. Sementara itu di Pulau Kayangan Anda dapat berenang dengan nyaman karena disini banyak terdapat berbagai jenis ikan. Atau bila Anda mau, Anda bisa pula memancing di tempat ini karena terdapat juga anjungan memancing di sini. Tempat ini berjarak sekitar 0.8 km dari Kota Makassar dan tidak jauh pula dari Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.

Makanan yang harus dicoba

Salah satu makanan khas Makassar adalah Pisang Epe., yaitu pisang mentah yang dibakar lalu dibuat pipih dan dicampur dengan air gula merah. Makanan ini banyak dijumpai di sepanjang jalan Kota Makassar dan sangat nikmat disantap ketika masih hangat. Serta siapa yang tidak kenal dengan makanan khas Makassar lainnya yaitu Coto Makassar yang rasanya sangat menggoda. Di tempat ini Anda harus mencoba juga Pallu Basa, salah satu makanan khas Makassar lainnya yang terbuat dari jeroan sapi atau kerbau yang dimakan dengan nasi. Untuk minuman tidak ada salahnya Anda mencoba Es Pallu Butung, minuman khas dari Makassar yang terbuat dari pisang yang sudah dipotong-potong dan dimasak dengan santan yang dicampur dengan tepung terigu, gula pasir yang disajikan dengan es serut dan sirup.

Bagaimana sampai ke Makassar

Terbang ke Makassar: Makassar melalui jalan udara di layani oleh Sultan Hasanuddin International Airport. Sultan Hasanuddin International Airport terletak sekitar 20 km timur laut dari Makassar. Taksi ke kota dari Sultan Hasanuddin International Airport akan dikenakan IDR 100.000. Baca lebih lanjut tentang Sultan Hasanuddin International Airport atau cari penerbangan ke Makassar

  

Terpopular

Kota dekat

Makassar Hotels di Utiket

Butuh tempat menginap di Makassar?

Obyek wisata dekat Makassar

Pantai dan Kepulauan:

Bangunan bersejarah, Monumen dan Candi:

Taman Nasional, Air terjun dan Alam:

Lihat juga