Panduan Wisata Palangkaraya

Palangkaraya

Kota Palangkaraya merupakan ibukota dari Provinsi Kalimantan Tengah dengan luas sekitar 2.678 km persegi dan menjadikan Palangkaraya sebagai kota dengan luas wilayah terbesar di Indonesia. Sebelum tahun 2001, Palangkaraya hanya memiliki 2 kecamatan namun setelah otonomi daerah pada tahun 2001 menjadi 5 kecamatan. Pada tahun 2010 pernah terjadi wacana untuk memindahkan ibukota Indonesia dari Jakarta ke Palangkaraya.

Palangkaraya Sejarah

Berdasarkan kepercayaan leluhur Suku Dayak, nenek moyang Suku Dayak diturunkan dengan menggunakan Palangka Bulau. Palangka mempunyai arti tempat suci, Bulau mempunyai arti emas atau logam mulia, dan Raya mempunyai arti besar. Jika digabungkan, maka Palangkaraya mempunyai arti tempat suci dan mulia yang besar. Nama Palangkaraya disepakati oleh para pemimpin Kalimantan Tengah dan diumumkan oleh gubernur yang menjabat pada waktu itu, yaitu Gubernur RTA. Milono. Pengumuman tersebut dilakukan 2 bulan sebelum Presiden Soekarno datang ke Palangkaraya dan dimuat dalam Surat Kabar Harian (SKH) Bintang Timur Jakarta pada tanggal 22 Mei 1957. Namun masih ada sebagian masyarakat Palangkaraya yang mempercayai bahwa Presiden Soekarno lah yang memberikan nama Palangkaraya pada saat penancapan tiang pertama pembangunan Kota Palangkaraya.

Yang dapat ditemui

Di kota Palangkaraya ini Anda dapat menikmati keindahan bermacam panorama alam yang sangat menawan. Anda bisa mengunjungi Bukit Batu yang menghadirkan legenda bebatuan besar yang banyak terdapat di bukit ini. Anda juga dapat melihat keindahan Danau Tahai dengan air danaunya yang berwarna merah. Dapat pula menyaksikan kemegahan Rumah Betang yang saat ini sudah mulai langka. Rumah Betang merupakan rumah adat Suku Dayak. Rumah yang mampu menampung puluhan keluarga ini sudah sangat jarang sekali ditemui, namun di Kota Palangkaraya ini terdapat satu Rumah Betang yang sengaja dibangun untuk percontohan. Lokasi Rumah Bentang ini berada di Jalan D.I Penjaitan, Kota Palangkaraya.

Yang dapat dilakukan

Banyak kegiatan yang Anda dapat lakukan di Kota Palangkaraya ini, diantaranya menikmati kemegahan Rumah Betang yang sudah mulai Langka. Selain itu Anda juga dapat melakukan susur sungai menggunakan perahu wisata. Susur sungai ini merupakan icon wisata Kota Palangkaraya. Perahu yang digunakan untuk susur sungai ini merupakan perahu wisata yang dirancang menggunakan konsep tradisonal-modern. Tersedia 4 rute susur sungai yang dapat Anda pilih, yaitu Rute Pemancingan yang menawarkan susur Danau Tundai, Sungai Rungan dan sekitarnya; Rute Wisata, atraksi burung Elang yang menawarkan susur Sungai Kahayan; Rute Wisata Orang Utan yang berisi susur Pulau Kaja Tangkiling dan yang terakhir Rute Wisata Pilihan dengan pilihan susur Bukit Rawi-Sandung Tmg. Surapati; Pulau Monyet, dll.

Makanan yang harus dicoba

Kuliner khas yang patut untuk dicoba jika Anda datang ke Kota Palangkaraya adalah Juhu singkah. Juhu singkah atau sayur rotan merupakan makanan khas dari Suku Dayak yang terbuat dari umbut rotan dan dihidangkan dengan ikan betok. Umbut rotan yang merupakan bahan dasar masakan ini bisa didapatkan di kawasan hutan. Selain juhu singkah, Kota Palangkaraya juga menawarkan berbagai macam hidangan ikan air tawar atau sungai, diantaranya adalah tanak lauk, panggang lauk, saluang goreng, dll. Bagi Anda yang ingin membawa buah tangan bagi keluarga di rumah, di Kota Palangkaraya juga terdapat beberapa oleh-oleh makanan khas Kota Palangkaraya, diantaranya abon ikan, saluang goreng, amplang ikan pipih dan lempok dahuyan.

Bagaimana sampai ke Palangkaraya

Terbang ke Palangkaraya: Palangkaraya melalui jalan udara di layani oleh Tjilik Riwut Airport. Tjilik Riwut Airport terletak sekitar 5 km timur dari Palangkaraya. Taksi ke kota dari Tjilik Riwut Airport akan dikenakan IDR 60.000. Baca lebih lanjut tentang Tjilik Riwut Airport atau cari penerbangan ke Palangkaraya

  

Terpopular

Kota dekat

Palangkaraya Hotels di Utiket

Butuh tempat menginap di Palangkaraya?

Obyek wisata dekat Palangkaraya