Panduan Wisata Palu

Palu

Palu merupakan ibu kota dari Provinsi Sulawesi Tengah. Kota ini berada pada ketinggian 0-700 meter di atas permukaan laut dan berada tepat di bawah garis khatulistiwa. Kota Palu terbagi dalam 4 kecamatan dan 43 kelurahan yang menawarkan berbagai obyek wisata menarik yang bisa Anda kunjungi.

Palu Sejarah

Palu berasal dari kata Topalu'e yang berarti tanah yang terangkat, mengingat kota ini merupakan dataran tinggi. Kota Palu awalnya merupakan kota kecil yang menjadi pusat Kerajaan Palu sebelum akhirnya menjadi bagian dari wilayah kekuasaan Belanda pada masa penjajahan. Belanda pertama kali datang ke Palu pada masa kepemimpinan Raja Maili (Mangge Risa) dengan tujuan untuk mendapatkan perlindungan dari Manado pada tahun 1868 sebelum akhirnya Raja Maili terbunuh dalam perang Kayumalue dan posisinya lalu digantikan oleh Raja Jodjokodi yang menandatangani perjanjian pendek dengan Belanda pada tanggal 1 Mei 1888.

Yang dapat ditemui

Anda dapat pergi ke Desa Matantimali, Desa Panasibaja, Desa Bolobia ataupun Desa Rondingo untuk melihat indahnya alam pedesaan di Palu. Desa-desa tersebut berada di daerah pegunungan dan didiami oleh suku Da'a yaitu sub etnis suku Kaili.

Bisa juga Anda pergi mengunjungi Desa Dombu untuk melihat rumah pohon khas Kota Palu. Sedangkan di Sou Raja, Anda dapat melihat rumah panggung yang merupakan peninggalan nenek moyang keluarga bangsawan suku Kaili. Sou Raja sendiri berarti Rumah Raja, sering juga disebut Banua Mbaso.

Bagi Anda yang tertarik mengunjungi museum Anda dapat mengunjungi Museum Sulawesi Tengah yang mempunyai berbagai koleksi geologi, biologi, etnografi, arkeologi, filologi dan juga seni.

Yang dapat dilakukan

Anda yang tertantang dengan trekking dapat dapat berkunjung untuk mendaki Gunung Gawalise. Atau jika ingin menikmati indahnya pemandangan pantai di malam hari, silahkan berkunjung ke Pantai Talise yang merupakan obyek wisata andalan Kota Palu ini. Taman Nasional Lore Rindu yang merupakan obyek wisata perlindungan hayati juga bisa Anda kunjungi. Di taman ini Anda dapat berinteraksi dengan berbagai macam fauna asli dari Sulawesi.

Makanan yang harus dicoba

Salah satu makanan khas Palu yang paling banyak dikenal adalah kaledo. Kaledo adalah sejenis sup yang berisi tulang sapi yang dicampur dengan asam dan cabai. Kaledo paling banyak disantap bersama singkong rebus. Ada juga sayur kelor (uta kelo) yang merupakan sayur khas tanah Kaili dengan bahan utamanya adalah daun kelor yang dimasak dengan santan ditambah dengan beberapa bahan tambahan lainnya. Anda harus mencobanya.

Untuk camilan, Anda bisa mencoba lalampa/gogos bakar. Makanan ini merupakan sejenis lemper yang terbuat dari pulut berisi racikan ikan dan bumbu yang dibungkus dengan daun pisang sehingga menghasilkan cita rasa gurih dan nikmat.

Bagaimana sampai ke Palu

Terbang ke Palu: Palu melalui jalan udara di layani oleh Mutiara SIS Al-Jufrie Airport . Mutiara SIS Al-Jufrie Airport terletak sekitar 8 km tenggara dari Palu. Baca lebih lanjut tentang Mutiara SIS Al-Jufrie Airport atau cari penerbangan ke Palu

  

Terpopular

Kota dekat

Palu Hotels di Utiket

Butuh tempat menginap di Palu?

Obyek wisata dekat Palu