Panduan Wisata Sampit

Sampit

Sampit merupakan salah satu kota di Kalimantan Tengah yang menjadi ibu kota Kabupaten Kotawaringin Timur. Kota Sampit berada di tepi Sungai Mentaya yang merupakan sungai utama di kota ini. Sungai Mentaya selain dijadikan sebagai tempat perdagangan dan pelayaran kapal juga dijadikan sebagai tempat wisata. Ada tradisi unik yang selalu dilakukan oleh warga sekitar di waktu bulan Safar, yakni warga menggelar acara Mandi Safar di Sungai Mentaya yang dipercaya dapat membuang sial bagi orang yang melakukannya.

Sampit Sejarah

Sampit konon katanya berasal dari bahasa Tionghoa yang terdiri dari kata Sam (tiga) dan It (satu). Disebut 31 karena pada jaman dahulu daerah ini pernah kedatangan rombongan dari Tionghoa yang berjumlah sekitar 31 orang yang kemudian melakukan usaha perdagangan dan perkebunan. Sampit memiliki sejarah yang berkaitan erat dengan sejarah Kotawaringin Timur yang berhubungan dengan pemerintahan Majapahit dan masuknya Islam ke Kalimantan, dimana pada masa itu wilayah Kalimatan Tengah sedang dikuasai oleh Kerajaan Demak. Sejarah tersebut dimulai dengan masuknya pengaruh kerajaan Hindu Majapahit pada tahun 1365 Masehi. Hal tersebut dikuatkan dengan karya Mpu Prapanca yang menyebutkan daerah Kotawaringin Timur dalam pupuh XIII Nagarakertagama.

Yang dapat ditemui

Di kota ini belum lengkap rasanya jika Anda belum melihat Bundaran Sampit atau sering juga disebut dengan Bundaran Polres karena letaknya yang berdekatan dengan Polres Sampit. Bundaran ini bisa dikatakan sebagai pusat Kota Sampit mengingat letaknya yang berada persis di tengah Kota Sampit.

Bisa juga buat Anda yang ingin melihat indahnya pasir kapur yang berwarna putih, Anda bisa datang ke Danau Salju. Tidak ada salahnya juga Anda mengunjungi kawasan Greenland yang masih alami dan jauh dari jangkauan manusia.

Yang dapat dilakukan

Mengunjungi kota ini tak lengkap rasanya jika Anda tidak membeli oleh-oleh. Ada satu referensi tempat yang bisa Anda kunjungi di kota ini untuk berbelanja, yaitu Pusat Perbelanjaan Mentaya yang merupakan salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Sampit. Tempat ini terletak di tepi Sungai Mentaya. Setelah berbelanja, Anda bisa melanjutkan jalan-jalan menikmati indahnya suasana laut di Pelabuhan Sampit. Tempat ini juga tidak jauh dari Pusat Perbelanjaan Mentaya.

Jika ingin melepas penat dan ingin refreshing sejenak Anda dapat mengunjungi Taman Kota Sampit. Disediakan juga arena bermain untuk anak-anak serta lapangan basket di tempat ini.

Makanan yang harus dicoba

Salah satu makanan khas kota Sampit yang bisa Anda cicipi adalah wadi. Makanan ini berbahan dasar ikan seperti ikan gabus, ikan patin dan lain-lain.

Ada juga telur mata gajah, makanan khas yang bisa Anda temukan di sepanjang jalan taman kota. Bagi Anda penikmat sambal, Anda harus mencoba sambal khas Sampit yaitu sambal tempoyak / sambal durian. Selain itu ada juga makanan khas Sampit yang disebut dengan Juhu Umbut Pisang, Juhu Umbut Sawit dan masih banyak lagi.

Bagaimana sampai ke Sampit

Terbang ke Sampit: Sampit melalui jalan udara di layani oleh H. Asan Airport. H. Asan Airport terletak sekitar 6 km timur laut dari Sampit. Baca lebih lanjut tentang H. Asan Airport atau cari penerbangan ke Sampit

  

Terpopular

Kota dekat

Sampit Hotels di Utiket

Butuh tempat menginap di Sampit?

Obyek wisata dekat Sampit