Museum Belitung

Jalan Melati, Indonesia

Museum Belitung

Merupakan salah satu museum yang ada di Pulau Belitung. Di Pulau Belitung sendiri terdapat 3 museum, salah satunya Museum Belitung atau Museum Tanjungpandan. Selain terkenal dengan obyek wisata pantai, di Pulau Belitung juga terdapat museum yang menyimpan benda-benda sejarah yang berkaitan dengan sejarah Pulau Belitung.

Museum Belitung ini terletak di Jalan Melati tepatnya di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tanjungpandan. Lokasi museum ini berada tidak jauh dari lokasi objek wisata Pantai Tanjungpendam. Hampir semua bangunan yang ada disekitar kawasan Tanjungpendam merupakan bangunan tua dan mempunyai usia yang cukup lama yaitu dari sejak jaman penjajahan Belanda hingga saat ini masih berdiri kokoh dengan ciri bangunan yang kokoh dan arsitektur khas Belanda. Hal tersebut menjadikan kawasan rumah yang ada di sekitar Pantai Tanjungpendam merupakan kawasan benda cagar budaya termasuk bangunan Museum Belitung yang telah menjadi salah satu benda cagar budaya di Belitung yang dilindungi. Dahulu rumah-rumah tersebut dikenal dengan sebutan Rumah Tuan Kuase atau Hoofdadministrateur.

Museum ini terbentuk atas ide dan gagasan seorang geologis kebangsaan Belgia bernama DR. Osberger pada tahun 1963. Pada masa itu DR. Osberger sendiri masih bertugas sebagai geologist di unit penambangan timah, PT. Timah,tbk. DR. Osberger berkeinginan untuk membuat museum yang isinya khusus menyimpan sejarah penambangan timah, baik yang dikerjakan secara tradisional maupun modern dan juga sebagai tempat menyimpan berbagai jenis bebatuan yang ada di Pulau Belitung yang diperoleh selama proses penambangan timah.

Namun setelah sepeninggalan DR. Osberger, museum ini dikelola dan diambil alih oleh Pemda setempat tanpa mengubah isi museum. Untuk menambah daya tarik pengunjung ke museum ini, isi museum ditambah dengan benda-benda sejarah peninggalan kerajaan-kerajaan yang pernah berdiri di Pulau Belitung dan benda-benda sejarah peninggalan perang. Selain itu, untuk menarik minat pengunjung, pada bagian belakang museum yang berupa halaman yang luas dibangun sebuah kebun binatang mini yang berisi aneka satwa khas Pulau Belitung.

Jam bukaopening hours

Museum Belitung buka setiap hari dari jam 08:00-16:00.

Biaya tiket masuk ticket fee

Rp. 2.000,- per orang.

Museum Belitung



Loading map...

Buka di Google Maps

Akses Museum Belitung

Dari pusat Kota Tanjungpandan, museum ini sangat mudah dijangkau menggunakan kendaraan umum atau ojek. Jika menggunakan ojek tarifnya bervariasi tergantung kita menawarnya. Untuk angkutan umum tarifnya sekitar Rp.5.000,-.

  

Obyek wisata dekat Museum Belitung

Terbang ke Tanjung Pandan

Tanjung Pandan melalui jalan udara di layani oleh H.A.S. Hanandjoeddin International Airport. H.A.S. Hanandjoeddin International Airport terletak sekitar 15 km timur dari Tanjung Pandan. Taksi ke kota dari H.A.S. Hanandjoeddin International Airport akan dikenakan IDR 100.000. Baca lebih lanjut tentang H.A.S. Hanandjoeddin International Airport atau cari penerbangan ke Tanjung Pandan