Panduan Wisata Tarakan

Tarakan

Tarakan yang terletak di pinggir laut ini lebih banyak menawarkan objek wisata bahari. Ada pula wisata hutan karena pemkot sendiri sedang melakukan konservasi hutan mangrove seluas 8,8 hektar yang di kombinasikan berbagai flora dan fauna. Selain itu, masih banyak obyek wisata menarik lainnya yang ditawarkan oleh Bumi Paguntaka bersemboyan Tarakan Kota BAIS (Bersih, Aman, Indah, Sehat dan Sejahtera) ini.

Tarakan Sejarah

Asal-usul nama Tarakan berdasar cerita rakyat berasal dari 2 suku kata Bahasa Tidung, Tarak yang berarti bertemu dan Ngakan yang berarti makan, sehingga Tarakan bisa diartikan sebagai tempat berkumpulnya nelayan untuk istirahat makan, bertemu serta melakukan barter hasil tangkapan dengan nelayan lain. Kota Tarakan mempunyai sejarah yang terbagi menjadi beberapa era, diantaranya era Kerajaan Tidung yang dikenal dengan nama Kerajaan Tarakan (Kalkan/Kalka) pada tahun 1076-1156, kemudian dilanjutkan dengan era Dinasti Tenggara pada tahun 1557-1916 yang di pimpin Amiril Rasyad Gelar Datoe Radja Laoet dan berlanjut pada era Hindia Belanda tahun 1896 dengan ditandai adanya perusahaan minyak Belanda yang menemukan sumber minyak di Tarakan, disusul oleh era pendudukan Jepang hingga era kemerdekaan yang kemudian menetapkan hari jadi Kota Tarakan pada tanggal 15 Desember 1997.

Yang dapat ditemui

Beberapa objek wisata unik ada di Tarakan, seperti contohnya adalah wisata hutan mangrove. Obyek wisata ini dibangun karena Tarakan dikelilingi oleh laut sehingga membutuhkan cara untuk mencegah terjadinya abrasi. Penggagas pertama adalah bapak Jusuf Kala yang pada waktu itu menjabat sebagai walikota. Selain itu ada juga wisata Pantai Amal yang terletak di kecamatan Tarakan Timur. Di sini anda akan dimanjakan oleh keindahan alam pesisir berpasir coklat ini. Ada juga wisata sejarah seperti jembatan besi dan bungker peninggalan masa Perang Dunia II.

Yang dapat dilakukan

Pulau Derawan adalah daerah yang termasuk wilayah Tarakan, dimana terdapat obyek wisata pantai yang terkenal dengan pasir putih dan lautnya yang menawan. Di pantai ini kita bisa melakukan berbagai aktifitas, seperti snorkeling untuk menikmati indahnya karang dengan berbagai biota lautnya. Di sini juga ada fauna unik yang sering terlihat dan kadang menepi hingga ke bibir pantai, yaitu penyu hijau. Ada lagi wisata outbound di Agro Wisata Karungan di Kelurahan Mamburungan Timur, Kecamatan Tarakan Timur.

Makanan yang harus dicoba

Akan sangat tidak lengkap jika anda mengunjungi kota Tarakan tapi tidak menikmati olahan seafood khas dan spesial di sana. Masakan yang sangat terkenal adalah kepiting bakau asli Tarakan. Berbeda dengan kepiting di kota lain, kepiting Bakau ini tergolong jenis kepiting besar yang penuh dengan daging. Ada juga Rumah Makan Kepiting Saos Kenari yang sangat terkenal dengan menu andalannya, yaitu kepiting saos. Selain itu ada juga kapah, yaitu sejenis kerang berwarna putih yang kerap di jumpai para pedagang atau warung-warung makan di Kota Tarakan.

Bagaimana sampai ke Tarakan

Terbang ke Tarakan: Tarakan melalui jalan udara di layani oleh Juwata International Airport. Juwata International Airport terletak sekitar km dari Tarakan. Taksi ke kota dari Juwata International Airport akan dikenakan IDR 50.000. Baca lebih lanjut tentang Juwata International Airport atau cari penerbangan ke Tarakan

  

Terpopular

Kota dekat

Tarakan Hotels di Utiket

Butuh tempat menginap di Tarakan?

Obyek wisata dekat Tarakan